Skip to main content

Posko Pendidikan Bencana PGRI: Menjamin Keberlanjutan Belajar Anak-Anak di Lokasi Pengungsian

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) meresmikan dan mengoperasikan Posko Pendidikan Bencana PGRI secara serentak di berbagai titik lokasi pengungsian korban bencana alam, termasuk kawasan terdampak paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta zona terdampak erupsi gunung berapi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masa depan dan hak belajar anak-anak tidak terputus, meskipun mereka berada dalam keterbatasan ruang fisik serta situasi kedaruratan di tenda-tenda pengungsian.

PGRI menegaskan bahwa sekolah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan kehadiran interaksi pedagogis yang memberikan rasa aman, struktur harian, serta harapan bagi anak-anak di tengah situasi krisis.

4 Layanan Utama Posko Pendidikan Bencana PGRI

1. Penyelenggaraan Kelas Ceria dan Pembelajaran Adaptif

Posko Pendidikan PGRI menyediakan ruang belajar darurat yang memfasilitasi kegiatan belajar mengajar (KBM) non-formal secara fleksibel. Materi difokuskan pada penguatan literasi dasar, numerasi kontekstual, cerita edukatif, serta mitigasi bencana yang dikemas secara interaktif agar tidak membebani mental anak yang sedang berduka.

2. Pendampingan Psikososial (Trauma Healing) Berkelanjutan

Diintegrasikan dengan tim relawan Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI, posko ini menyelenggarakan sesi pemulihan trauma harian melalui permainan edukatif, seni menggambar, musik, dan teknik Psychological First Aid (PFA) guna memulihkan kecemasan serta ketakutan kronis anak-anak di pengungsian.

3. Distribusi Paket School-in-a-Box dan Modul Darurat

PGRI membagikan perlengkapan belajar mandiri (school-in-a-box) kepada setiap anak di pengungsian. Paket berisi papan tulis portable, buku cerita, alat tulis lengkap, serta modul bacaan darurat yang dirancang khusus agar anak dapat tetap belajar mandiri di sekitar tenda keluarga mereka.

4. Posko Perlindungan Kesehatan Respirasi dan Logistik Pendidik

Selain memfasilitasi siswa, Posko Bencana PGRI berfungsi sebagai pusat jaring pengaman bagi para guru terdampak. Posko menyediakan pasokan logistik pangan harian, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pembagian APD medis (masker N95/KN95 dan goggles) bagi pendidik yang bertugas di lokasi pengungsian berdebu atau berabu vulkanik.

Matriks Operasional Posko Pendidikan Bencana PGRI

Komponen Posko Fasilitas & Sarana yang Disediakan Target Output & Dampak
Ruang Kelas Darurat Tenda beralas terpal anti-air, meja lipat, & papan portable. Terselemadatkannya jam belajar & rutinitas harian anak.
Layanan Trauma Healing Alat mewarnai, permainan edukatif, & tim konselor PFA. Meredanya kecemasan kronis & pemulihan emosi anak.
Logistik & APD Guru Masker N95, goggles, sembako, & obat-obatan dasar. Terjaminnya kesehatan fisik & daya tahan mengajar guru.
Advokasi Administrasi Pendataan dokumen belajar & koordinasi status PJJ. Kepastian status nilai & kelanjutan pendidikan siswa.

«Bencana boleh merubuhkan dinding sekolah, tetapi tidak boleh memadamkan nyala cita-cita anak-anak kita. Di mana ada tenda pengungsian, di situ Posko Pendidikan PGRI hadir menjaga masa depan bangsa.»Pengurus Besar PGRI.